Rangkaian CDI Racing tentu sudah dimengerti oleh para penikmat dunia otomotif. Salah satu piranti booster kelistrikan premium ini memang sudah banyak dijual di pasaran. Cara penerapannya yaitu mampu mengawetkan aki dan juga bisa membuat klakson akan bersuara lebih nyaring. Bukan hanya itu saja, namun kecepatan motor juga akan lebih kencang dan bertenaga dibanding aslinya. Namun ternyata rangkaian ini bisa dibuat sendiri. Dan harganya pun tidak perlu mahal-mahal. Dasar dari booster kelistrikan sendiri adalah bersifat kapasitansi yang berfungsi untuk pembangkit daya reaktif.
Dari hasil perhitungan rumus dasar ditemukan bahwa kapasitas kapasitor yang bisa secara maksimal dan juga optimal mendukung kinerja kelistrikan motor adalah berukuran 10.000 uF atau bisa juga dibaca 10.000 mikro farad. Sementara di piranti utama yang bisa anda gunakan pada rangkaian CDI racing adalah komponen elektronika electrolyt capacitor atau biasa disebut elco. Gunakan Elco yang memiliki kapasitas 10.000 mikro farad dengan besaran tegangan kerja minimal 50 V. Elco ini adalah jenis kapasitor DC dimana digunakan untuk booster kelistrikan DC.
Selain elco, tentu saja jangan lupa untuk mempersiapkan kabel dan juga konektor untuk menghubungkan kapasitor ke aki. Cara meraktinya adalag sambung kaki-kaki elco ke kabel. Untuk membedakan kaki-kaki tersebut, kaki negatif biasanya ditandai dengan marking berupa strip minus. Hubungkan kabel negatif dan juga positif dari elco ke kutub negatif dan juga positif aki. Jangan sampai anda memasngnya terbalik. Pasalnya elco bisa meledak.
Piranti Booster ini tentu bisa mengoptimalkan kinerja semua komponen dari kelistrikan motor yang bertipe DC. Kecepatan motor bakal jauh lebih bertenaga dan cepat. Sementara pada bagian lampu yang menganut kelistrikan DC akan lebih silau. Perubahan dan pengaruh tersebut bisa langsung dirasakan ketika anda memasang booster ini. Namun hanya untuk kelistrikan DC saja yang bisa pada rangkaian CDI racing. Sementara untuk kelistrikan AC ada cara tersendiri. Dan biasanya memang memiliki komponen yang berbeda dengan rangkaian CDI yang menggunakan kelistrikan DC di dalam rangkaian tersebut. Menarik bukan jika anda bisa membuat booster sendiri ?
Tampilkan postingan dengan label Makalah Rangkaian CDI. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Makalah Rangkaian CDI. Tampilkan semua postingan
Jumat, 25 Oktober 2013
Rangkaian CDI Racing
Label:
Analisis Rangkaian CDI Racing,
Artikel Rangkaian CDI Racing,
Cara Membuat Rangkaian CDI Racing,
Contoh Rangkaian CDI Racing,
Gambar Rangkaian CDI,
Komponen Rangkaian CDI Racing,
Kumpulan Rangkaian CDI Racing,
Makalah Rangkaian CDI,
Rangkaian Kreasi,
Teori Rangkaian CDI Racing
Jumat, 13 September 2013
Rangkaian CDI
Rangkaian CDI yang memiliki kepanjangan Capasitive Discharge Ignition ini mempunyai fungsi sebagai rangkaian elektronik pada motor yang bertugas untuk mengatur perapian dengan mengosongkan kapasitor pada rangkaian tersebut. Bagi anda yang gemar dunia otomotif, tentu saja nama CDI sudah menjadi makanan sehari-hari. Namun berbeda dengan orang awam yang tentu saja masih asing mendengar nama CDI. Kegunaan dari CDI ini memang vital. Dan tentu saja CDI memiliki keunggulan yaitu :
Dan biasanya setiap sepeda motor memiliki bentuk CDI yang berbeda. Untuk motor dengan silinder tunggal, CDI dengan satu bunga api menjadi alat bantu utama. Sementara untuk motor dengan silinder banyak, CDI dengan bunga api yang cukup banyak dan besar menjadi rangkaian yang bisa anda temukan disini. Dan anda juga bisa membuat sendiri rangkaian CDI sederhana tersebut.

Pada skema Rangkaian CDI tersebut, rangkaian ini menggunakan komponen IC IR 2155 sebanyak 2 buah. Kedua komponen ini memiliki tugas dan fungsi yang berbeda. Yang pertama digunakan untuk switch, sementara yang lain digunakan untuk inverter. Untuk rangkaian switch sendiri, dalam skema rangkaian ini menggunakan mosFET IRF822 yang memiliki frekuensi yang lebih tinggi dibandingkan dengan transistor atau SCR hingga melebihi 20 kHz. Sedangkan untuk inverternya, menggunakan mosFET MTP3055SE.
Prinsip kerja dari CDI diatas adalah :
Dengan menggunakan CDI tentu saja kinerja motor anda lebih maksimal dan juga irit. Dan tentu saja anda bisa membuat sendiri Rangkaian CDI ini untuk anda gunakan secara pribadi.
- Melakukan pengefisiensi Bahan Bakar Minyak atau BBM pada motor
- Bisa menyamakan besaran tegangan yang keluar dengan besaran muatan kapasitor di motor tersebut
- Meningkatkan tenaga.
Dan biasanya setiap sepeda motor memiliki bentuk CDI yang berbeda. Untuk motor dengan silinder tunggal, CDI dengan satu bunga api menjadi alat bantu utama. Sementara untuk motor dengan silinder banyak, CDI dengan bunga api yang cukup banyak dan besar menjadi rangkaian yang bisa anda temukan disini. Dan anda juga bisa membuat sendiri rangkaian CDI sederhana tersebut.
Gambar Skema Rangkaian CDI
Pada skema Rangkaian CDI tersebut, rangkaian ini menggunakan komponen IC IR 2155 sebanyak 2 buah. Kedua komponen ini memiliki tugas dan fungsi yang berbeda. Yang pertama digunakan untuk switch, sementara yang lain digunakan untuk inverter. Untuk rangkaian switch sendiri, dalam skema rangkaian ini menggunakan mosFET IRF822 yang memiliki frekuensi yang lebih tinggi dibandingkan dengan transistor atau SCR hingga melebihi 20 kHz. Sedangkan untuk inverternya, menggunakan mosFET MTP3055SE.
Prinsip kerja dari CDI diatas adalah :
- Mengambil hasil penguapan BBM dari dalam Karburator
- Mengompres atau memberikan tekanan uap kepada BBM (Bahan Bakar Minyak) pada motor.
- Lalu pembakaran kepada uap yang sudah dikompres atau ditekan
- Dan yang terakhir adalah pembuangan gas hasil dari pembakaran tersebut.
Dengan menggunakan CDI tentu saja kinerja motor anda lebih maksimal dan juga irit. Dan tentu saja anda bisa membuat sendiri Rangkaian CDI ini untuk anda gunakan secara pribadi.
Label:
Analisis Rangkaian CDI,
Aplikatif,
Cara Kerja Rangkaian CDI,
Cara Membuat Rangkaian CDI,
Contoh Rangkaian CDI,
Definisi Rangkaian CDI,
Fungsi Rangkaian CDI,
Makalah Rangkaian CDI,
Rangkaian CDI AC,
Rangkaian CDI Digital,
Rangkaian CDI Mobil,
Rangkaian CDI Motor Honda,
Rangkaian CDI Sederhana,
Rangkaian CDI Shogun,
Rangkaian CDI Shogun Kebo,
Rangkaian Elektronika CDI Motor Mobil,
Skema Rangkaian CDI
Langganan:
Postingan (Atom)