Tampilkan postingan dengan label Rangkaian Charger Accu Otomatis. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Rangkaian Charger Accu Otomatis. Tampilkan semua postingan

Rabu, 09 Oktober 2013

Rangkaian Charger Otomatis

Rangkaian Charger Otomatis biasanya digunakan untuk melakukan pengisian ulang terhadap beberapa perangkat elektronik seperti aki dan juga baterai. Yang biasa digunakan tentu saja rangkaian untuk pengisian ulang aki. Aki merupakan sebuah rangkaian yang di gunakan pada kendaraan bermotor. Rangkaian charger otomatis ini tentu saja digunakan untuk melakukan proses pengisian kepada aki disaat aki tersebut sudah habis. Peran aki memang cuku penting di dunia kendaraan bermotor dan juga elektronika. Dan tentu saja peran aki jadi perhatian penting dan juga perlu mendapat perawatan.

Untuk mengetahui apa saja ciri-ciri ketika aki sudah mulai rusak dan tidak bisa menyimpan arus, perhatian dari suara klakson yang tidak lagi nyaring. Bisa juga dengan starter mobil yang tidak lancar serta sinar lampu yang juga kurang terang dimana merupakan salah satu penyebab kurangnya tegangan di dalam aki itu sendiri.

Rangkaian Charger Otomatis


Rangkaian automatic lead acid baterry charger atau biasa disebut rangkaian charger otomatis, merupakan salah satu perangkat yang digunakan untuk melakukan pengisian ulang. Pemberian arus ke aki secara konstan, akan memutus secara otomatis jika tegangan di aki telah penuh. Dan inilah tugas serta fungsi di dalam rangkaian charger otomatis tersebut.

Rangkaian automatic charger atau rangakain charger otomatis ini bisa digunakan untuk pengisian ulang pada aki 6 Volt, 12 Volt dan juga 24 volt yang tergantung dari trimpot vr. Isi maksimal dari aki yang bisa diisi adalah 60 ah. Komponen scr bisa di ganti dengan jika ingin mendapatkan pengisian yang lebih besar dari 60 ah. Dan tentu saja jenisnya berbeda dengan scr di dalam rangkaian aki tersebut . Pada rangkaian charger otomatis ini, di dalam rangkaian tersebut tidak menggunakan relay yang beguna untuk pemutus arus di kala melakukan pengisian aki tersebut. Pada rangkaian charger otomatis ini atau biasa disebut automatic charger, menggunakan komponen scr yang memiliki nilai ketahanan cukup baik dibandingkan dengan relay. Sehingga nyala aki menjadi lebih awet.

Rangkaian Charger Accu

Rangkaian charger accu memiliki fungsi untuk melakukan charger atau pengisian ulang kepada aki khususnya untuk aki motor dan mobil. Rangkaian charger aki ini memiliki prinsip kerja dan juga dasar sebagai berikut :

  • Aki atau bisa juga disebut accu merupakan sumber listrik DC. Dan tentu saja untuk pengisian kembali membutuhkan tegangan DC.

  • Tegangan arus DC pad aalat charger harus lebih besar dari tegangan yang dimiliki oleh aki, contoh tegangan aki mobil/motor 12,65 volt,  maka tegangan charger minimal 13,5 Volt maka arus listrik akan mengalir ke aki.

  • Melakukan pengisian ulang aki bukan hanya memasukan arus listrik kedalam plat saja, namun membersihkan plat aki dari sulfation juga harus dilakukan dengan cara memasukan aliran listrik. Dan hal ini bisa membuat plat aki bersih.


Untuk membuat rangkaian charger aki, anda membutuhkan komponen sebagai berikut

  • Trafo yang memiliki besaran 5 Ampere

  • Kabel untuk disambungkan ke PLN

  • Sekring

  • Saklar

  • Diode Bridge 35 ampere

  • Ampere meter 0-15 ampere

  • Kabel dengan panjang 5 meter

  • Capit Buaya


Rangkaian Charger Accu


Untuk merangkai dan membuat rangkaian charger aki ini, disini terdapat skema gambar yang memberitahukan posisi trafo pada gulungan primer dan kabel untuk ke PLN serta 1 kabel yang dihubungkan langsung ke trafo dimana tertulis 240 volt (besaran listrik di Indonesia) serta 1 kabel lagi yang dhubungkan ke sekring. Keungulan dan kelebihan dari charger ini adalah :

  • Bisa digunakan untuk melakukan pengisian aki motor dan mobil dengan ukuran 32 sampai dengan 120 ampere

  • Bisa juga untuk mendeteksi aki baik dan buruk

  • Bisa untuk merekondisi aki

  • Bisa digunakan pengisian ulang selama 48 jam


Tipe rangkaian charger accu ini bisa juga untuk melakukan pengisian 1 hingga 2 buah aki caranya dengan memindahkan kabel untuk menghubungkan aki tersebut. Gunakan jalur kabel untuk 2 aki jika ingin melakukan pengecasan sekaligus. Demikian sedikit informasi yang bisa anda gunakan untuk merangkai charger accu sendiri.

Jumat, 19 Juli 2013

Rangkaian Pengisi Accu

Rangkaian Pengisi Accu Adalah rangkaian yang berfungsi untuk mengaktifkan mesin dan menghidupkan kembali sistem kerja pengapian. Rangkaian accu juga merupakan rangkaian yang paling sering digunakan disetiap kendaraan, khususnya kendaraan bermotor. Dengan bergitu, perang aki tidak bisa diragukan lagi bahkan ini sangat penting. Itu sebabnya rangkaian pengisi accu menjadi salah satu bagian yang harus menjadi perhatian dan memiliki perawatan secara khusus.

Aki atau accu yang paling sering di gunakan untuk mobil dan motor adalah jenis accu basah. Accu basah yang saya maksud adalah Lead Acid Battery. Paling tidak kita perlu melihat ketinggian air accu sebulan sekali yang dapat kita lihat dari body samping accu tersebut. Jangan sampai air yang terdapat di dalam accu berada di bawah level minimumnya karena akan merusak sel accu itu sendiri.

Ciri-ciri accu yang sudah rusak adalah ketika tidak bisa menyimpan arus listrik dengan baik atau tegangannya turun dari yang seharusnya. Biasanya di tandai dengan bunyi klakson yang tidak seperti biasanya, lampu utama tidak seterang biasanya, waktu akan starter mesin jadi lebih panjang bahkan bisa lebih parah sehingga tidak bisa starter sama sekali.

Untuk mengisi aki otomatis di butuhkan rangkaian automatic lead acid baterry charger. Rangkaian pengisi accu akan memberikan arus pengisian ke aki secara konstan, kemudian setelah muatan terisi penuh maka rangkaian pendeteksi tegangan penuh akan secara otomatis memutus arus pengisian secara otomatis.

Gambar Skema Rangkaian Pengisi Accu


Rangkaian Pengisi Accu

Rangkaian automatic charger ini dapat di gunakan untuk mengisi aki 6, 12 dan 24 volt, tergantung dari setting pada trimpot VR. Kapasitas accu yang bisa di isi maksimal adalah 60Ah, jika anda menginginkan kapasitas yang lebih besar maka komponen SCR dapat di ganti dengan tipe yang lebih besar. Rangkaian ini tidak menggunakan relay untuk sebagai pemutus arusnya, tetapi menggunakan SCR sehingga memiliki tahanan yang lebih baik.

Gambar skema rangkaian di atas merupakan rangkaian accu yang dapat mengisi secara otomatis pada arus 4 ampere, penggunaan dioda pun harus mempunyai daya kerja pada 4A atau 40 Volt. Demikian penjelasan singkat mengenai rangkaian pengisi accu, semoga rangkaian kali ini berguna dan bermanfaat. Baca juga artikel rangkaian lainnya, seperti Rangkaian RC, Rangkaian Sensor Cahaya dan Rangkaian Pengusir Nyamuk.