Tampilkan postingan dengan label Rangkaian Sensor Cahaya LDR. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Rangkaian Sensor Cahaya LDR. Tampilkan semua postingan

Minggu, 21 Juli 2013

Rangkaian LDR

Rangkaian LDR (Light Dependent Resistor) adalah rangkaian yang sebagian besar komponennya menggunakan resistor yang besar resistansi nilai tahanannya bergantung padaintensitas cahaya yang menutupi permukaan. Biasanya rangkaian ldr kita kenal dengan nama foto resistor, foto konduktor, sel foto konduktif atau komponen lain yang sering digunakan dalam literatur suatu rangkaian.

Apabila intensitas cahaya yang dihasilkan semakin kuat maka nilai tahanannya akan semakin kecil dan makin lemah intensitas cahaya yang dihasilkan. Komponen yang terdapat dalam rangkaian ldr terbuat dari Cadmium Sulphide (CdS). Pada umumnya LDR digunakan sebagai rangkaian sensor cahaya. Fungsi LDR akan tidak bekerja apabila tidak mendapat cahaya yang cukup terang karena komponen yang lain tidak akan menyala.

Pada saat ini telah banyak orang yang menggunakan LDR foto resistor. Komponen yang satu ini tercipta pada abad ke-19 ketika konduktivitas akan selenium ditemukan oleh Smith pada tahun 1873. Sejak saat itu lah di mulai pembuatan beberapa perangkat mulai berkembang. Zat lain yang terdapat pada komponen ini adalah PbS, PbSe dan PbTe yang di pelajari di tahun 1930 dan 1940. Kemudia pada tahun 1952, Rollin dan Simmons mengembangkan LDR menggunakan silikon dan germanuim.

Gambar Skema Rangkaian LDR


Rangkaian LDR

Simbol dari rangkaian ldr adalah penggabungan resistor dan menunjukan bahwa resistor tersebut sensitif terhadap cahaya. Simbol dasar LDR memiliki persegi panjang yang di gunakan untuk menunjukan fungsi resistansinya dan kemudian memiliki dua anak panah masuk yang di gunakan untuk menunjukan sesitivitasnya terhadap cahaya. Sebagian dari LDR menggunakan lingkaran pada resistornya dan sebagian lagi tidak.

Mekanisme rangkaian LDR menggunakan komponen konduktor di antara dua pin. Dan pada saat permukaan terkena cahaya maka akan terjadi perubahan resistansi dari komponen tersebut. Mekanisme dalam ldr yaitu suatu pristiwa perubahan nilai konduktansi bahan semikonduktor pada saat energi foton di serap oleh cahaya. Bahan semikonduktor hanya di gunakan sebagai elemen resistif dan tidak ada koneksi PN-nya.

Demikian penjelasan singkat mengenai rangkaian LDR, semoga rangkaian tersebut nantinya berguna dan bermanfaat bagi pembaca setia www.rangkaianelektronika.org. Baca juga artikel menarik lainnya, seperti Rangkaian Sound System, Rangkaian Thevenin dan Rangkaian Tone Control.

Rabu, 17 Juli 2013

Rangkaian Sensor Cahaya

Rangkaian Sensor Cahaya adalah rangkaian yang digunakan untuk mengubah energi cahaya menjadi tegangan listrik. Dengan begitu, apabila sudah menjadi tegangan listrik dapat dipakai dalam rangkaian yang memakai cahaya sebagai penggeraknya. Komponen yang biasnaya digunakan pada rangkaian sensor cahaya adalah LDR (Light Dependent Resistor), Dioda Foto (Photo Diode) dan Transistor Foto (Photo Transistor).

Prinsip kerja dari rangkaian sensor cahaya adalah mengubah energi foton menjadi elektron. Kalau kita uraikan lagi, 1 foton dapat membangkitkan 1 elektron. Penggunaan sensor cahaya sangat luas, yang paling populer dan sering digunakan adalah kamrea digital. Pada saat ini juga sudah ada alat yang digunakan untuk mengukur cahaya yang mempunyai 1 buah foton saja.

Di bawah ini jenis-jenis sensor cahaya :

  • Fotoresistor digunakan untuk mengubah resistansi ketika mengenai cahaya.

  • Sel Matahari berguna untuk menghasilkan tegangna dan memberikan arus listrik ketika mengenai cahaya.

  • Fotodiode dapat digunakan pada mode fotovoltaik maupun fotokonduktif.

  • Fototransistor digunakan untuk menggabungkan salah satu metode penyensoran di atas.

  • Tabung Cahaya dapat memancarkan elektron ketika mengenai cahaya dan umumnya bersifat sebagai fotoresistor.


Berikut ini gambar skema rangkaian sensor cahaya dengan menggunakan LDR.

Rangkaian Sensor Cahaya



Gambar Skema Rangkaian Sensor Cahaya


Dari rangkaian diatas, hambatan LDR akan berkurang seiring dengan besarnya intensitas cahaya yang mengenai permukaan. Besarnya hambatan LDR sendiri yang dihasilkan berbeda tergantung dari ukuran dan bentuknya. Apabila semakin rapat pola garis pada permukaan rangkaian, maka perubahan hambatan akan semakin besar atau lebih sensitif terhadap cahaya.

Pada gambar diatas, sensor cahaya LDR dipasang seri dengan variable resistor 20 K. VR (Variable Resistor) nantinya berfungsi untuk menyesuaikan tingkat sensitifitas rangkaian ini sendiri. Selain juga sebagai penyeimbang dalam hambatan LDR yang digunakan.

Jika anda ingin menggunakan beban dengan tegangan yang lebih tinggi, maka anda harus memutuskan total pin atau kaki saklar secara total. Jangan ada satupun yang terhubung ke rangkaian. Pada intinya saklar relay tersebut bisa digunakan untuk mensaklar rangkaian/perangkat apapun. Anda tinggal mengganti dengan Relay yang sesuai. Demikian penjelasan singkat mengenai rangkaian sensor cahaya, semoga rangkaian kali ini berguna dan bermanfaat bagi pembaca. Anda dapat juga baca artikel rangkaian lainnya, seperti Rangkaian Pengusir Nyamuk, Rangkaian Pengusir Tikus dan Rangkaian LED Sederhana.