Tampilkan postingan dengan label Skema Rangkaian Subwoofer Aktif. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Skema Rangkaian Subwoofer Aktif. Tampilkan semua postingan

Rabu, 16 Oktober 2013

Skema Rangkaian Subwoofer

Skema Rangkaian Subwoofer ini biasanya terdapat di audio-audio mobil dan juga di speaker-speaker yang berfungsi untuk membuat suara speaker lebih menggelegar lagi. Dan memang subwoofer bisa membuat suara speaker anda menjadi lebih terdengar maksimal dan membahana. Apalagi jika anda menggunakannya untuk mendengarkan musik atau film. Pengertian dari subwoofer itu sendiri adalah perangkat atau komponen untuk mengangkat dan menangkap frekuensi rendah karbon dari frekuensi 20 Hz sampai dengan 200 Hz. Rangkaian perangkat tambahan pada speaker ini memang lebih difungsikan untuk menambah atau mengangkat suara-suara rendah seperti bass.

Rangkaian subwoofer ini harus mengeluarkan suara yang bisa mencukupi dan memenuhi standar kemampuan pendengaran manusia. Usahakan suara yang dihasilkan berkisar di frekuensi sedang. Jangan terlalu nyaring dan juga terlalu rendah yang bisa mengakibatkan suara kurang nyaman didengar. Oleh sebab itu perangkat speaker difungsikan untuk membantu proses pengaliran suara tersebut. Akan tetapi perangkat speaker mempunyai keterbatasan dalam melakukan proses aliran suara ini di area-area dengan frekuensi yang tidak bisa dijangkaunya.

Skema Rangkaian Subwoofer

Rangkaian subwoofer ini memang berguna untuk menambahkan rentan frekuensi pengeras suara yang memiliki frekuensi lebih tinggi. Dan di dalam rangkaian subwoofer ini, biasnaya terdapat beberapa transduser pengeras suara dimana berfungsi untuk menghentikan tekanan udara ketika melawan deformasi. Speaker yang bisa digunakan dalam rangkaian subwoofer ini sangat bervariasi. Speaker yang biasa menerima frekunesi 3500 Hz sampai dengan 20 KHz ini memang bekerja di frekuensi yang tinggi. Sementara speaker Midrange mampu menangkap frekuensi dari 350 Hz sampai 4500 Hz. Sedangkan speaker Midwoofer mampu menangkap frekuensi sebesar 80 – 350 Hz dan speaker yang mampu menangkap frekuensi di bawah 40 Hz.

Untuk urusan desain, tentu saja skema rangkaian subwoofer bisa dikreasikan. Dan rata-rata adalah menggunakan desain reflek bass dimana menggunakan radiator pasif. Biasanya desain ini memiliki ukuran yang sedang dan juga tidak terlalu besar serta memiliki harga cenderung murah. Dan rangkaian atau perangkat subwoofer ini memiliki transduser yang didukung oleh perangkat diluar subwoofer tersebut.

Selasa, 16 Juli 2013

Rangkaian Subwoofer

Rangkaian Subwoofer merupakan rangkaian elektronika yang cara kerjanya hampir sama dengan speaker atau pengeras suara. Rangkaian subwoofer adalah speaker khusus yang banyak orang gunakan untuk mengalirkan low frekuensi atau pun suara. Subwoofer sangat penting dalam kehidupan sehari hari, itu pun tergantung dari kegunaan subwofer dalam cara pemakaiannya.

Subwoofer adalah sejenis perangkat pengeras suara yang berbentuk kerucut dan di gunakan untuk mendengarkan suara musik baik frekuensi rendah maupun frekuensi tinggi. Biasanya kebanyakan dari subwoofer di gunakan untuk frekuensi audio bernada rendah atau bass. Batas frekuensi yang biasa di gunakan dalam subwoofer berkisar antara 20-200 Hz. Jadi tidak semua gelombang frekuensi bisa di dengar oleh manusia.

Rangkaian Subwoofer



Gambar Skema Rangkaian Subwoofer


Suara yang di hasilkan dari sebuah subwoofer harus dapat memenuhi standar kemampuan pendengar jangan sampai terlalu keras ataupun nyaring, untuk itu di perlukan adanya sebuah speaker yang di gunakan untuk mengalirkan frekuensi suara. Namun speaker juga memiliki kemampuan yang sangat terbatas untuk dapat menghasilkan sebuah frekuensi yang standard.

Pembuatan rangkaian subwoofer adalah untuk menambahkan rentan sebuah frekuensi pengeras suara yang mencakup pita frekuensi yang lebih tinggi. Di dalam subwoofer terdapat satu ataupun lebih transduser pengeras suara yang mampu menghentikan tekanan udara pada saat melawan deformasi.

Speaker yang akan di gunakan dalam rangkaian subwoofer sangat bermacam-macam, pertama di kenal dengan speaker yang mempunyai kemampuan kerja di kisaran 3500 Hz sampai dengan 20 KHz. Yang kedua di kenal dengan Midrange berada di kisaran frekuensi 350 Hz sampai 4500 Hz. Ketiga adalah Midwoofer yang mampu menggunakan frekuensi sebesar 80 – 350 Hz, dan yang terakhir adalah jenis subwoofer yang mampu memproduksi suara di bawah 40 Hz.

Bentuk desain dari rangkaian subwoofer sangat banyak sekali, yang paling banyak di gunakan diantara desain yang lain adalah reflek bass (dengan radiator pasif). Dalam desain ini tanpa batas penyekat, klakson, desain brandpass, pita lebar, ukuran yang sedang atau tidak terlalu besar dan umumnya adalah biaya yang sangat murah. Subwoofer ini juga memiliki transduser yang di dukung langsung oleh perangkat luar.

Demikian penjelasan singkat mengenai rangkaian subwoofer, semoga rangkaian kali ini berguna dan bermanfaat bagi anda yang mambaca. Kami juga menyediakan artikel menarik lainnya, seperti Rangkaian Power Amplifier, Rangkaian Jam Digital dan Rangkaian Adaptor.