Rabu, 13 November 2013

Rangkaian Listrik Paralel

Rangkaian Listrik Paralel memiliki arti sebagai rangkaian listrik yang mempunyai input arus dimana arus yang mengalir ke dalam komponen di rangkaian listrik ini, akan memiliki besaran yang sama dan juga berasal dari sumber tegangan yang sama pula. Semua komponen yang terdapat di dalam rangkaian paralel ini, akan tersusun secara paralel atau diletakkan secara berjajar atau berderet. Rangkaian listrik paralel sendiri memiliki keunggulan dibandingkan dengan rangkaian listrik seri. Di dalam rangkaian paralel, jika salah satu komponen di dalam rangkaian tersebut mengalami mati total atau mengalami kerusakan, maka arus listrik di dalam listrik paralel ini akan tetap mengalir dan juga menyala atau hidup. Pasalnya didalam rangkaian listrik ini, semua komponen yang ada didalamnya akan tetap berfungsi secara maksimal dan sesuai dengan kinerja masing-masing.

Gambar Skema Rangkaian Listrik Paralel


Rangkaian Listrik Paralel

Seperti yang sudah disebutkan diawal bahwa rangkaian listrik paralel sendiri memiliki bentuk dan susunan komponen yang akan disusun atau diatus secara berbaris berbentuk paralel. Tentu banyak rangkaian listrik yang menggunakan sistem paralel yang dipasang di sekitar lingkungan anda. Salah satunya adalah beberapa perangkat elektronik yang terdapat di sekitar anda. Di dalam rangkaian listrik paralel ini, memiliki ciri-ciri khusus yaitu :

  • Aliran arus yang mengalir di dalam rangkaian listrik paralel ini akan melalui cabang di komponen tersebut. Dan biasanya akan mengalir ke beberapa cabang didalamnya.

  • Apabila di salah satu komponan yang terdapat di dalam rangkaian listirk tersebut dilepas dari rangkaian ini, atau ada kemungkinan mengalami kerusakan, tentu saja aliran listrik di dalam rangkaian ini masih bisa mengalir melalui komponen lain didalam rangkaian listrik tersebut.


Sementara sifat dari susunan paralel adalah :

  • Besaran tegangan pada area beban listrik, akan mempunyai nilai serta besaran yang sama dengan besaran pada ujung hambatan komponen tersebut.

  • Cabang di dalam rangkaian listirk paralel ini bersifat individu.

  • Besaran arus dan juga besaran tegangan yang mengalir melalui rangkaian listrik paralel tersebut, tentunya akan memiliki besaran yang sama dengan arus di komponen dalam rangkaian listrik tersebut.

  • Sementara jika komponen dan salah satu cabang terputus, arus yang terdapat di rangkaian tersebut tidak akan terputus. Aliran akan terputus hanya di sekitar komponen yang mengalami kerusakan tersebut.


Demikian penjelasan singkat tentang rangkaian listrik paralel, semoga artikel kali ini dapat berguna dan bermanfaat. Baca juga artikel menarik lainnya, seperti Rangkaian AC, Rangkaian Buffer dan Rangkaian Dol (Direct On Line).

3 komentar:

  1. […] (AC) yang biasa ditemui di kehidupan sehari-hari. Baca juga artikel menarik lainnya, seperti Rangkaian Listrik Paralel, Rangkaian Dol dan Rangkaian […]

    BalasHapus
  2. […] semoga rangkaian kali ini dapat berguna dan bermanfaat. Baca juga artikel menarik lainnya, seperti Rangkaian Listrik Paralel, Rangkaian AC dan Rangkaian […]

    BalasHapus
  3. […] Rangkaian Buffer yang semoga bisa menambah pengetahuan. Baca juga artikel menarik lainnya, seperti Rangkaian Listrik Paralel, Rangkaian AC dan Rangkaian […]

    BalasHapus