Rabu, 04 September 2013

Rangkaian Inverter Sederhana

Rangkaian Inverter Sederhana memiliki pengertian sebagai alat untuk mengubah tegangan arus DC atau biasa disebut arus searah menjadi arus AC atau bolak balik. Dan biasanya rangkaian inverter ini memiliki alat untuk mengatur tegangan dan frekuensi yang dibutuhkan. Untuk skala yang lebih besar, inverter ini biasa dipakai di bidang-bidang industri. Mulai dari pengaturan kecepatan motor AC hingga ke peralatan industri lainnya. Sementara alat inverter yang biasa kita gunakan sehari-hari adalah UPS pada komputer.

Prinsip dan juga cara kerja dari inverter tersebut sebenarnya cukup mudah. Anda bisa mencoba sendiri untuk membuat rangkaian inverter sederhana tersebut. Namun tentunya anda harus mengerti terlebih dahulu konsep kerja dan juga dasar-dasar dari inverter. Salah satunya adalah Square Wave Inverter.

Square Wave Inverter



Gambar Skema Rangkaian Inverter Sederhana


Square Wave Inverter DC to AC memiliki konsep kerja seperti skema gambar tersebut. Skema tersebut menggambarkan bahwa jika sumbu S1 dan S2 berada di posisi A, maka beban di Load akan mendapatkan tegangan positif yang masuk. Sementara hal yang terbalik akan terjadi jika kedua sumbu berada di posisi berlainan. Jika S1 dan S2 berada di posisi B, maka beban di Load mendapatkan tegangan negatif dari kedua sumbu tersebut. Dan anda bisa melakukan pemindahan kedua sumbu baik S1 dan S2 secara bergantian atau bersamaan guna mendapatkan tegangan bolak-balik. Dan frekuensinya sendiri berdasarkan dari kecepatan perpindahan saklar yang dimainkan.

Rangkaian Inverter Sederhana


Sementara untuk skema rangkaian inverter DC to AC ini, komponen IC NE 555 difungsikan sebagai multi vibrator astabil. Dan menggunakan frekuensi output sebesar 50 Hz. Multi vibrator astabil ini disebut juga multi vibrator bekerja bebas yang bisa menghasilkan gelombang segi empat yang juga memiliki waktu perpindahan naik yang cukup cepat. Sedangkan hasil dari NE 555 berfungsi untuk memberikan input power inverter yang memiliki transistor NPN dan PNP TIP41 dan TIP42. Kedua transistor ini disebut juga push-pull transistor yang bekerja secara bergantian. Kinerja transistor ini bisa membentuk terjadinya gerakan arus bolak balik. Dan akhirnya menghasilkan tegangan AC yang anda inginkan. Demikian penjelasan singkat tentang rangkaian inverter sederhana, baca juga artikel menarik lainnya seperti Rangkaian Alarm Motor dan Rangkaian Running LED.

1 komentar:

  1. […] kali ini dapat berguna dan bermanfaat bagi anda semua. Baca juga artikel menarik lainnya, seperti Rangkaian Inverter Sederhana, Rangkaian LED Sederhana dan Rangkaian Inverter 12 […]

    BalasHapus