Rabu, 11 Desember 2013

Rangkaian Pneumatik

Rangkaian Pneumatik adalah rangkaian yang menggunakan angin atau udara untuk pengaktifannya. Salah satunya adalah rangkaian pneumatic pada palang parker. Sistem kerja pada rangkaian pneumatic palang parker memiliki cara yaitu ketika di posisi awal, pedal akan berada di posisi bebas. Sementara katup keluar atau ex dalam posisi terbuka dan katup masuk atau in dalam posisi tertutup. Dan pada sistem ini akan menggunakan stemplet di bagian pipa katup in yang juga menjadi saluran masuk udara dan di bagian katup ex menjadi saluran keluar udara bertekanan.

Gambar Skema Rangkaian Pneumatik


Rangkaian Pneumatik


Dan rangkaian pneumatik palang parkir ini memiliki bagian :

1 – Pedal Operasi
2 - Dudukan untuk pedal yang juga berfungsi untuk dudukan kabel
3 - Kabel pedal yang bentuknya seperti kabel rem
4 - Pipa masuk saluran udara di rangkaian pneumatic
5 - Pipa keluar saluran udara di rangkaian pneumatic
6 - Katup masuk atau in
7 - Katup keluar atau ex
8 – Katup pegas
9 - Pendorong pegas yang berbentuk seperti plat besi
10 - Pipa saluran untuk menghubungkan ke ruang silinder
11 - Blok silinder
12 – Piston
13 - Pegas yang berfunsgi untuk mengembalikan piston ke posisi awal
14 - Pegas melingkar yang berfungsi untuk mengembalikan komponan tuas di no.15 ke posisi awal
15 – Tuas untuk menggerakkan palang parker
16 - Bantalan agar pegas tidak mengalami pergesaran
17 – Besi untuk dudukan.

Sementara cara kerja dari rangkaian pneumatik adalah :

Ketika Pegas Ditekan
Ketika pegas no.9 tertarik ke bawah, maka pegas no.8 akan mengerut, Pendorong pegas di no.9 akan mendorong katup in terbuka dan katup ex akan tertutup. dan hal ini akan membuat posisi palang parkir akan terbuka dan membentuk garis vertikal.

Ketika Pegas Dilepaskan
Ketika pegas dilepas, kabel akan mengulur kembali dan membuat pendorong pegas no.9 akan kembali ke posisi semula. Pada bagian katup in akan tertutup dan membaut katup ex terbuka dan membuat palang parkir akan kembali ke posisi awal dan membentuk garis horizontal.

1 komentar:

  1. […] Demikian penjelasan singkat mengenai Fungsi Resistor dan juga jenis-jenisnya. Semoga artikel kali ini dapat berguna dan bermanfaat. Baca juga artikel menarik lainnya, seperti Rangkaian Voltmeter Sederhana, Rangkaian Bel Rumah dan Rangkaian Pneumatik. […]

    BalasHapus